Sebagai Pelayan Mesias, Anda harus tahu diri bahwa yang layak duduk di kursi Mesias hanyalah Mesias. Yang layak duduk di kursi Musa adalah Para Pelayan Mesias yang bernubuat dan mendapat mimpi serta penglihatan dari Roh Kudus, yaitu: anak-anak sekolah Minggu laki-laki dan perempuan, teruna2 dan orang2 tua serta hamba2 Mesias laki2 dan perempuan. Tapi para ahli Taurat dan orang Farisi yang tidak mendapat karunia Roh Kudus, yang harusnya duduk di Kursi Harun telah “overacting” duduk di Kursi Musa. Olehsebab itu kita yang jadi Pelayan Mesias, yang layak duduk di Kursi Harun, jangan ikut2-an duduk di Kursi Musa. Baiklah kita bekerjasama dengan Para Pelayan Mesias yang duduk di Kursi Musa, dengan jalan menjadi penyambung lidah mereka, sehingga apa yang mereka terima dari Roh Kudus, kita bisa teruskan kepada semua anggota tubuh Kristus seperti Harun meneruskan apa yang Musa terima dari Yahwe, kepada umat Israel, bahkan kepada Firaun. Walaupun saya seorang dokter perusahaan, tapi saya mau merendahkan diri sebagai Pelayan Mesias di Kursi Harun untuk menerima pesan Tuhan dari mereka yang duduk di Kursi Musa untuk saya sampaikan kepada para pasien saya yang sulit untuk disembuhkan, sehingga mereka tidak mengeraskan hati dan bertobat, maka Mesias menyembuhkan mereka dengan bilur2Nya. Saya amat bersyukur atas hal itu. Keinginan Mesias agar dengan tulisan ini mendorong para Pelayan Mesias untuk mau bekerja sama sesuai dengan kedudukan masing2, baik di Kursi Musa maupun di Kursi Harun. Imanuel. Amin!
Setuju masing masing orang memiliki talenta yang berbeda sehingga yang lebih talenta atau berbeda talenta sama sama saling menopang bukan untuk saling sikut menyikut.. semuanya pada porsi masing masing..dan bermuara / tujuan utamanya untuk memuliakan nama Tuhan..Ok bung trims ya atas komentarnya di blok aku…saya tunggu komentar baru….